sekedar catatan sederhana

December 13, 2011

HandyCache dengan MikroTik

Filed under: HandyCache, MikroTik — Tags: — reges007 @ 6:01 pm

Berawal dari mencoba-coba aplikasi web-cache untuk menghemat quota paketan internet usb-modem di rumah lama-lama jadi tertarik karena feature penyimpanan cache/file kontens berbentuk file aslinya (dapat di explore di windows) dan juga cara memanagenya sangat mudah dan user friendly karena berbasis windows dan GUI.

Interface Handycache

Kebetulan ini sudah saya test di network saya jadi disini saya akan mencoba bagi-bagi trik menggunakan HandyCache (HC) untuk dipasang ke Jaringan lokal (LAN) karena defaultnya HC hanya bisa dipakai 5 user/ip saja jadi kalau untuk di lan bisa banyak user/ip yang karena akan dibantu oleh router MikroTik (Internal-Proxy).

Silahkan unduh HC yang sudah saya set untuk cache Youtube DailyMotion dan Video Facebook serta beberapa settingan untuk mengoptimalkan cache contents. Di dalam HC ini saya tidak set untuk menyimpan file extensi txt,css,php,html,xml,js karena beberapa file tersebut sangat Crusial terdapat config dinamis seperti situs-situs berita yang bisa setiap menitnya selalu update contens/berita.

Download Handycache
HandyCache 377

topologi IP network seperti berikut

Sisi router :
IP LAN 192.168.100.246/24
IP HC 192.168.1.1/24

Sisi HC (Handycache) :
IP 192.168.1.6/24
GW 192.168.1.1
DNS 192.168.1.1

Sisi Klien :
IP Range 192.168.100.0/24
GW 192.168.100.246
DNS 192.168.100.246

Yang pertama anda harus menyamakan dulu NAT seperti berikut (sesuaikan dengan IP masing-masing)
Untuk NAT IP KLIEN terserah mau pake masquerade ataupun src.nat sama saja misalnya kalau masquerade
ether1 disini adalah WAN/Public

/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat comment="" disabled=no out-interface=ether1 src-address=192.168.100.0/24

Lalu untuk IP HC harus masquerade tanpa out-interface
/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat comment="" disabled=no src-address=\
    192.168.1.0/24

Pastikan Aplikasi HC sudah di extrak dan dijalankan exenya dan setting acces untuk IP MikroTiknya
pilih menu Access
Acces IP MikroTik

Pergi ke router dan aktifkan Internal-Proxynya
Isi IP parent proxy dan portnya HC dan matikan cache internal proxynya seperti gambar berikut:

Dan tinggal redirect semua port http ke internal-proxy (port 3128)

/ip firewall nat
add action=redirect chain=dstnat comment="" disabled=no dst-port=80 protocol=\
    tcp src-address=192.168.100.0/24 to-ports=3128

Gambar final NAT

Silahkan test di komputer klien ke http://www.whatismyip.com/
seharusnya akan muncul seperti ini
httpproxy mikrotik

Dan di Monitor HC seperti ini
HC monitoring

Done!
Selamat anda sudah bisa bikin proxy server sederhana di network anda :D

Berhubung ini memakai jalur internal-proxy maka memanage bandwitdhnya juga lain daripada yang lain
disini saya hanya mengandalkan PCQ rate saja. Jika tertarik silahkan simak baik-baik cara pembuatan mangle dan queue-tree nya.

1. bikin mangle output untuk semua trafik (ini hanya bagi yang memakai RouterBoard saja) supaya nanti trafik HIT tidak membebani resource RB. Jika anda memakai pc router maka step ini bisa di skip.

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=output comment=Output disabled=no dst-address=\
    192.168.100.0/24 new-packet-mark=output passthrough=no

2. bypass trafik winbox (optional)

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=prerouting comment=Winbox disabled=no dst-port=\
    8291 new-packet-mark=winbox passthrough=no protocol=tcp src-address=\
    192.168.100.0/24
add action=mark-packet chain=postrouting comment="" disabled=no dst-address=\
    192.168.100.0/24 new-packet-mark=winbox passthrough=no protocol=tcp \
    src-port=8291

3. menandai semua trafik menuju ke Lokal baik LAN maupun Proxy
ini fungsinya untuk menandai semua trafik down yang menuju ke lan maupun proxy supaya tidak ada trafik bocor untuk pembagian bandwith nanti.

/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=forward comment="All Con/Packet-Mark" \
    disabled=no dst-address=192.168.0.0/16 new-connection-mark=all.con.mark \
    passthrough=yes
add action=mark-packet chain=forward comment="" connection-mark=all.con.mark \
    disabled=no dst-address=192.168.0.0/16 new-packet-mark=all.packet.mark \
    passthrough=yes

Sekarang memisahkan packet-packet melalui filtering L7 yaitu untuk kontens streaming dan file extensi,
yang pertama kita membuat regex L7 dahulu.
3.a. membuat regex Youtube

/ip firewall layer7-protocol
add comment="" name=youtube regexp="^.+.c.youtube.com.*\$"

3.b. membuat regex file extensi (jika anda mempunyai koleksi extensi tinggal sisipkan saja disini)
/ip firewall layer7-protocol
add comment="" name=kontens regexp="^.*(get|GET).+\\.(exe|rar|zip|7z|cab|asf|m\
    ov|wmv|mpg|mpeg|mkv|avi|flv|pdf|wav|rm|mp3|mp4|ram|rmvb|dat|daa|iso|nrg|bi\
    n|vcd|mp2|3gp|mpe|qt|raw|wma|ogg|doc|deb|tar|bzip|gzip|gzip2|0[0-1][0-1]).\
    *\$"

Sekarang anda sudah mempunyai 2 regex L7
regex Layer7

4. Kembali ke menu mangle dan membuat packet streaming Youtube

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward comment=Youtube disabled=no dst-address=\
    192.168.1.6 layer7-protocol=youtube new-packet-mark=streaming \
    passthrough=no protocol=tcp src-port=80

Penjelasan:
chain memakai forward karena berada disusunan paling depan dalam system MikroTik, kita memfilter dari awal dan dst-address src-port=80 hanya memfilter menuju ke IP HC dan sumber dari port 80 saja. karena semua trafik sudah di redirect ke internal proxy otomatis internal-proxy mengirim ke parentnya yaitu IP HCnya dengan demikian nanti saat terjadi HIT tidak akan di proses lagi oleh mangle ini (poin 4) karena chainnya sudah berada di bawahnya forward otomatis trafik HIT youtube menjadi bypass.

5. Menandai packet file extensi atau yang biasa kerap menjadi jalur downloader
sama halnya pada poin 4 ini hanya menandai trafik yang menuju ke IP HC saja bedanya ini memakai L7 kontens.

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward comment=Downloader disabled=no \
    dst-address=192.168.1.6 layer7-protocol=kontens new-packet-mark=download \
    passthrough=no protocol=tcp src-port=80

6. Menandai packet not downloader atau kalau saya menyebutnya packet browsing
rule ini sama dengan rule poin 5 cuma bedanya ini memfilter packet kebalikannya, jadi selain extensi yg berada dalam regex kontens akan masuk ke mangle ini.

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward comment=Browsing disabled=no \
    dst-address=192.168.1.6 layer7-protocol=!kontens new-packet-mark=browsing \
    passthrough=no protocol=tcp src-port=80

Penjelasan:
jika data yang lewat bukan berkontens youtube dan file extensi (lewat poin 4 dan 5) maka data yang lewat akan di proses dalam mangle ini apapun file extensinya walau tidak diketahui sekalipun. pembagian bandwitdhnya silahkan simak poin 12 .
dan ketiga rule mangle (poin 4,5 dan 6) packet ini memakai passthrough no artinya supaya data yg valid diproses oleh masing-masing mangle diatas tidak akan di proses lagi oleh rule mangle yang akan ada di bawahnya nanti.

Sekarang tinggal menandai packet yang menuju ke IP klien tujuannya jelas untuk memfilter trafik yang tidak masuk ke proxy atau selain port 80 termasuk protokol UDP dll..

7. Menandai IP klien 001 (192.168.100.1)

/ip firewall mangle
add action=mark-packet chain=forward comment=Klien001 connection-mark=\
    all.con.mark disabled=no dst-address=192.168.100.1 new-packet-mark=\
    klien001 passthrough=no

Penjelasan:
semua penandaan IP klien memakai connection-mark=all.con.mark (con-mark) sesuai yang telah kita buat mangle pada poin 3 tadi, passthrough=no karena disini juga sudah tidak akan diproses lagi setelah masuk ke IP klien. Selanjutnya ulangi penandaan IP klien sebanyak jumlah Network anda dengan tetap memakai con-mark yg sama dan passthrough=no.

Untuk trafik upload saya hanya memakai simple saja karena untuk upload kadang berbeda-beda antara isp satu dengan lainnya,jadi silahkan setting sendiri-sendiri jika memakai modem adsl atau dedicated line. berhubung saya memakai dedicated maka network saya cukup memakai mangle berikut:

8. Menandai tarfik upload dan nanti pembagian bandwidthnya memakai pcq rate

/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=prerouting comment="All upload" disabled=no \
    new-connection-mark=all.con.up passthrough=yes src-address=\
    192.168.100.0/24
add action=mark-packet chain=prerouting comment="" connection-mark=all.con.up \
    disabled=no new-packet-mark=all.packet.up passthrough=yes src-address=\
    192.168.100.0/24

Contoh mangle yang sudah jadi
Sampel Mangle

Penting!!!
contoh mangle ini jangan dijadikan patokan untuk network anda silahkan di modif dan atur sesuai kebutuhan masing-masing

Beralih ke menu QUEUE dan disini saya ambil contoh untuk bandwidth 3Mbps dan reserverd bandwidth untuk game online
berhubung senjata utama disini memakai PCQ kita buat dulu pcq_rate sebagai berikut:

9. Membuat pcq_dow pcq_up dan pcq_browsing

9.a.
PCQ Down

9.b.
pcq up

9.c.
PCQ browsing

Beralih ke tab queue-tree dan untuk tutorial disini saya memakai screenshot winbox saja biar cepet :D

10. Membuat queue output/hit tujuannya untuk melimit trafik yang keluar ke lan supaya tidak memakan resource RB dan dilimit sesuai kondisi networknya.

output

memakai packet-marks=output sesuai mangle poin 1 .

11. Membuat Parent untuk ALL Download dengan max-limit 2.5mbps sisa 512k buat spare games online jika untuk gamenet klo warnet murni bisa dipakai semua 3Mbps.
ether2 disini adalah interface LAN

all down

memakai packet-marks=all.packet.mark sesuai mangle poin 3 .

12. Membuat queue Browsing dengan pengelompokan masing-masing segmen dibagi 256k oleh pcq_browsing (poin 9.c.) dengan max-limit 2Mbps.

Browsing

memakai packet-marks=browsing sesuai mangle poin 6 .

13. Membuat queue Download dengan pengelompokan masing-masing segmen dibagi 384k oleh pcq_down (poin 9.a.) dengan max-limit 1Mbps.

down

memakai packet-marks=download sesuai mangle poin 5 .

14. Membuat queue Youtube/Streaming video dengan pengelompokan total max-limit 1Mbps.
(Max-limit silahkan sesuaikan dengan network masing-masing, krn berapapun bandwitdh dikasih ke user pasti kurang)

youtube

memakai packet-marks=streaming sesuai mangle poin 4 .

15. Membuat queue klien dengan max-limit 256k sampai denga jumlah network anda.

Klien

Packet-Marks sesuaikan dengan mangle kliennya yg sudah di bikin.

16. Membuat queue upload global dengan pcq_up sesuai poin 9.b. jadi masing-masing segmen dibagi 128kbps
atau sesuaikan dengan kondisi network anda.

upload

upload global dengan max-limit=2mbps masing-masing segmen mendapat 128kbps

Untuk topologi queue-tree ini sudah di test dalam dedicated line 1:1 jadi jangan di jadikan patokan seumpama anda memakai adsl modem maupun bandwidth share, silahkan pakai topologi yang sudah sesuai dengan network anda.

kalau anda yang sudah expert bisa memakai 2 MikroTik supaya enak dalam memanage bandwidth bisa per-port per-ip per-source ip dll layaknya tidak memakai proxy. topologinya bisa anda tengok di thread kaskus:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11720206

ini sampel queue-treenya

q3

49 Comments »

  1. pertamax
    makasih pai atas tutornya, blm punya kesempatan nyoba, he

    Comment by cucubaan — December 13, 2011 @ 6:28 pm

  2. pertamax

    Comment by mas bean — December 13, 2011 @ 6:28 pm

  3. ::: PERTAMAX::::

    Comment by m3tr0mini — December 13, 2011 @ 7:35 pm

  4. pekiwan :D

    Comment by imeldadee — December 13, 2011 @ 7:58 pm

  5. waks… sesepuh FMI pada nangkring disini jadi pengen :malu: xiixixxi

    Comment by reges007 — December 13, 2011 @ 8:01 pm

  6. makasih tutor nya gann, coba dulu yaaaaaa….

    Comment by dedesuhendar — December 13, 2011 @ 9:27 pm

  7. utk spesifikasi HC nya brp ya om reges ? apa p3 dengan ram 128mb kira2 bisa di pergunakan

    Comment by toyatsu — December 14, 2011 @ 1:49 am

    • klo bisa minimal ram 512MB, spec rekomendasi intel atom D945GCLF ram 1GB
      klo mau setting HC sendiri harus matiin calculate statisticsnya sebab ada bugnya.

      Comment by reges007 — December 14, 2011 @ 10:25 am

  8. netmaniacs was here…:D

    Comment by netmanniac — December 14, 2011 @ 2:24 am

    • nuwun om :malu:
      makasih dah mampir :D

      Comment by reges007 — December 14, 2011 @ 10:26 am

  9. wah, kalao diaplikasikan pake VMware bisa gak ya? atau dibikin satu pc ada HC nya?

    Comment by POE2NK (@ududmlulu) — December 14, 2011 @ 9:48 am

    • bisa saja yg penting spec komputernya kuat

      Comment by reges007 — December 14, 2011 @ 10:29 am

  10. Aku da cobain, SIP BANGET.. Mikrotik 750G+HC dengan Spek. komp. P4 2.4GB+Memory 512Mb DDR1 lancar2 aja. Tp aku coba ke Hotspot mikrotik dak bisa baca mangle om reges???
    Makasih banget atas tutornya
    Salam sesepuh FMI. Juga Buat Metromini…

    Comment by decalsys — December 14, 2011 @ 3:24 pm

    • kebetulan ane belum coba mangle buat hotspot jd gk bisa ngasih saran
      maaf ya hehe…
      tp dicoba-coba saja rulenya ganti posisi dari atas kebawah atau dari bawah keatas hehehe :piss:

      Comment by reges007 — December 14, 2011 @ 3:34 pm

  11. [...] yang sudah membaca tutorial HandyCache dengan MikroTik jika anda tidak suka dengan internal proxy anda bisa memakai HandyCache RC1 seumpama anda sudah [...]

    Pingback by HandyCache sebagai pengganti Squid « management bw mikrotik — December 17, 2011 @ 10:56 am

  12. topologi IP network seperti berikut

    Sisi router :
    IP LAN 192.168.100.246/24
    IP HC 192.168.1.1/24

    Sisi HC (Handycache) :
    IP 192.168.1.6/24
    GW 192.168.1.1
    DNS 192.168.1.1

    Sisi Klien :
    IP Range 192.168.100.0/24
    GW 192.168.100.246
    DNS 192.168.100.246

    Maaf Pak, Kalo IP HC 192.168.1.1/24 boleh sama gak dengan IP Modem speedy 192.168.1.1 atau IP modem speedy di ganti jadi brapa?

    Comment by Herman Cokbara — December 17, 2011 @ 8:04 pm

    • kalau ip address gk boleh sama, silahkan ganti berapapun asal masih dalam satu subnet
      sebaiknya handycache berada dibawah router atau sejajar dengan klien jangan sejajar dengan modem

      Comment by reges007 — December 17, 2011 @ 8:44 pm

    • kalau ip address gk boleh sama, silahkan ganti berapapun asal masih dalam satu subnet
      sebaiknya handycache berada dibawah router atau sejajar dengan klien jangan sejajar dengan modem

      maaf pak saya kurang paham, boleh gak di kasih contoh topologi IP network yang lain jika modem speedy 192.168.1.1 atau kalo seperti ini bener gak?
      Sisi router :
      IP LAN : 10.1.20.111/24
      IP HC 10.1.10.1/24

      Sisi HC (Handycache) :
      IP 10.1.10.6/24
      GW 10.1.10.1
      DNS 10.1.10.1

      Sisi Klien :
      IP Range 10.1.20.0/24
      GW 10.1.20.111
      DNS 10.1.20.111

      Comment by Herman Cokbara — December 18, 2011 @ 12:50 pm

    • ya sudah bener itu pak
      silahkan tinggal di coba saja

      Comment by reges007 — December 18, 2011 @ 3:03 pm

  13. bos kekuranganya dan klebihanya dari pada squid lusca apa boss..? ada problem gak diantara cache patch game online..?

    Comment by hohoho — December 20, 2011 @ 9:56 am

    • kalau soal kekurangan dan kelebihan susah mending dicoba sendiri saja biar puas
      justru hc ini sangat cocok buat patch game online karena tempat ane memang game online yg selama ini cuma mengandalkan caching mikrotik
      kecuali klo header partial emang gk bisa dicaching oleh handycahe ini

      Comment by reges007 — December 20, 2011 @ 6:04 pm

  14. Sundul Gan…. sukses konfigurasi handycahce…..
    dan ane salut sm juragan yg satu ini TOP BGT……….
    Salam Dari Papua………………………………..

    Comment by kaimana — December 26, 2011 @ 11:54 pm

  15. ini handycache mulus jlnnya di network ane……
    hadiah thn baru dari juragan regess……

    Comment by kaimana — December 26, 2011 @ 11:55 pm

  16. cm ane aplikasikan tanpa VMWARE langsung di box mikrotik… mantap gan…
    Salut …..

    Comment by kaimana — December 26, 2011 @ 11:57 pm

  17. Screenshootnya nyusul….

    Comment by kaimana — December 26, 2011 @ 11:58 pm

  18. om reges, mo minta tolong om….anekan ru beli rb450g, rencana mo disandingkan sama proxy hc…tolong gambarin topologi dan ipnya kalo pake internal proxy tanpa vmware kaya yang di blog om….masih ga mudeng om, udah nyoba gagal trus…tolong ya om…makasih

    Comment by Anonymous — December 27, 2011 @ 12:39 pm

  19. Modem———————–mikrotik———————switch———–klien
    (192.168.1.1) (eth1 :192.168.1.2) internet (ip:192.168.0.2—seterusnya)
    (eth2:192.168.0.1) lan (gw: 192.168.0.1)
    (eth3:192.168.2.1) proxy (dns:192.168.0.1)
    |
    Proxy hc
    (ip:192.168.2.2)
    (gw: 192.168.2.1)
    (dns:192.168.2.1)

    Menurut om reges, bener ga topologi diatas untuk HCrc3 internal proxy tanpa vmware atau topologi untuk HCrc1 tanpa internal proxy dan vmware?
    Tolong ya om dijelasin…maklum baru coba pake mikrotik jadi ga mudeng2….makasih om

    Comment by Anonymous — December 27, 2011 @ 12:59 pm

    • sudah benar koq itu :)
      yang membedakan memakai internal proxy (HCrc3) dan tanpa internal-proxy (HCrc1) hanyalah nat redirectnya saja
      klo HCrc3 harus memakai internal-proxy maka redirectnya seperti contoh tutorial disini

      ip contoh seperti topologi ip anda

      /ip firewall nat
      add action=redirect chain=dstnat comment="" disabled=no dst-port=80 protocol=\
          tcp src-address=192.168.0.0/24 to-ports=3128

      jd maksudnya itu traffik port 80 dialihkan ke port 3128 (ke internal-proxy)

      sedangkan klo memakai HCrc1 bisa langsung memakai dst.nat tanpa perlu internal-proxy lagi karena HCrc1 masih support port forwarding (yg free)
      maka natnya menjadi seperti ini (contoh sesuai dng ip topologi anda)

      /ip firewall nat
      add action=dst-nat chain=dstnat comment="" disabled=no dst-port=80 protocol=\
          tcp src-address=192.168.0.0/24 to-addresses=192.168.2.2 to-ports=8080

      lalu untuk disisi mikrotik dns-nya cukup mengikuti dari isp dan jangan lupa di centang “allow remote requests” maka secara otomatis IP mikrotik bisa sebagai gateway dan dns untuk klien maupun proxynya.

      Comment by reges007 — December 27, 2011 @ 2:42 pm

  20. om mau nanya…
    saat blm ane pakek handy cache sebagai proxy maen pb lancar om, sehari kemudian ane praktek in ilmu nya om reges… eh ke esok an harinya setelah setting handy cache maen pb error security game terus om…
    bdw knp yak om??

    sebelumnya maaf om :)
    matur suwun.

    Comment by Anonymous — January 4, 2012 @ 4:33 pm

    • memakai proxifier bukan?
      maaf keluhannya kurang jelas kronologinya jd tidak bisa ngasih jawaban :)
      disini dah 2 bulan lancar :D

      Comment by reges007 — January 4, 2012 @ 10:18 pm

  21. tidak memakai proxifier om reges….. utuh 100% saya pakek tutorial nya om reges sperti di atas…
    kira kira kenapa ya om kok pada aneh pb nya om???
    mohon petunjuknya ya om :)

    matur suwun om.

    Comment by Anonymous — January 5, 2012 @ 11:37 am

    • silahkan di teliti kembali :)
      maaf tidak bisa memberi petunjuk yang lebih rinci, silahkan belajar lagi dan tanya ke google :)
      atau kalau mau serius silahkan kontak pada facebook saya.

      terima kasih udah mampir ke blog saya.

      Comment by reges007 — January 5, 2012 @ 1:15 pm

  22. mau nanya nih om kalo nga makai proxy .. apakah windows HC harus makai 2 landcard ?? makasih duluuu

    Comment by AL Mat Sayy — January 8, 2012 @ 9:03 pm

    • windows HC cm pakai 1 lancard saja

      Comment by reges007 — January 12, 2012 @ 12:16 am

  23. om reges, maf ya. aq masih blom paham ni om utk scrript nmer 3. baca2 di tipologi ip network kan gk ada network 192.168.0.0/24. tlg jlasin ya om. network tsb mengarah kmana?
    aq nyoba ngaplikasike make rb750, HCrc1 sbg proxy eksternal, lan, dan hotspot.

    Comment by Anonymous — January 9, 2012 @ 6:36 am

    • bukan /24 tetapi /16
      itu membaca semua ip range dari 192.168.0.1 – 192.168.255.255
      hanya sekedar mempersingkat packet saja jd satu rule mencakup ip ke proxy dan klien

      Comment by reges007 — January 12, 2012 @ 12:20 am

  24. Om reges mo nanya… biar windows HC gabung ma komputer biling bisa ga?

    Comment by Anonymous — January 15, 2012 @ 10:08 am

    • bisa cm nanti perfomanya kurang bagus

      Comment by reges007 — January 16, 2012 @ 2:51 pm

  25. om reges HC original heheh linknya HC belum di edit tuh masih site rusia. se inget ku dulu om pernah upload di Med..Fir…, tp punyaku ilang gara2 HD jebol.

    Comment by Anonymous — January 31, 2012 @ 7:53 am

    • haha silahkan setting manual saja
      sudah saya kasih sedikit penjelasan koq di blog ini silahkan cari dengan judul penjelasan praktis handycache

      Comment by reges007 — February 1, 2012 @ 3:14 pm

  26. om gimana caranya agar memori rb ngak kepakai banyak kl memakai HC RC3 ini (internal proxy), lama kelamaan RB750 sy jd hang (memori tinggal dikit). Kl ada tips nya boleh di share om..

    Comment by Maman — February 6, 2012 @ 3:26 pm

  27. OM Reges mau nanya nih kalau HC nya diinstall di komputer Operator Warnet Topologinya gimana Bisa gak ? Makasih banyak Atas ilmu bermanfaatnya.

    Comment by goldmansuryanto — February 7, 2012 @ 5:04 pm

  28. Ms masing gk kepikiran… Install HC nya di mana Apa di PC klien yg sudah pake OS windows gitu tpi lwat jlur Ether proxy…

    Comment by imam — February 21, 2012 @ 1:48 pm

    • installnya ya di pc stand alone kek biasa install squid fitu

      Comment by reges007 — February 21, 2012 @ 4:55 pm

  29. bagaimana cara menggabungkan tips dan trik diatas mikrotik diatas dengan load ballancing? apa setting itu hanya berfungsi di 1 line internet saja? trimakasih om reges :)

    Comment by Anonymous — February 23, 2012 @ 9:19 am

    • LB gk ada hubungannya dengan ini sudah beda segmen, tinggal ngatur preroutingnya
      sorry gk bisa ngasih clue

      Comment by reges007 — February 24, 2012 @ 3:27 pm

  30. Om Reges..
    mo nanya
    sudah saya setting semua tapi keluar error seperti ini.
    http://i40.tinypic.com/6eq1xc.jpg

    Comment by che2nk — February 24, 2012 @ 11:44 am

    • itu koq squid yang keluar?
      disini membahas handycache om

      Comment by reges007 — February 24, 2012 @ 3:28 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Shocking Blue Green. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 687 other followers